Annapurna Conservation Area pt.1

Melalui perjalanan pariwisata bertanggung jawab (responsible tourism) kita dapat menjadi lebih berpikiran terbuka dan memiliki rasa empati yang lebih besar terhadap orang lain. Dan di atas segalanya, perjalanan di alam terbuka adalah guru kehidupan terbaik.

Turisme memiliki peranan penting dalam memeberdayakan perekonomian masyarakat lokal di Nepal. Kesadaran pariwisata bertanggungjawab (responisble tourism) dan ekoturisme (ecotourism) dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan. Banyak langkah dilakukan untuk mencapai keseimbangan yang berkelanjutan (sustainable) antara konservasi alam dan perbaikan sosio-ekonomi di Kawasan Konservasi Annapurna (ACA) yang dinaungi oleh National Trust for Nature Conservation (NTNC).

Annapurna Conservation Area Project (ACAP) beroperasi di bawah bimbingan NTNC, organisasi non-pemerintah terkemuka di Nepal. Pengelolaannya didanai oleh biaya tiketmasuk wisatawan dan mendapat dukungan pendanaan dari Worldwide Fund for Nature (Amerika) dan German Alpine Club (Jerman) yang merupakan asosiasi pendakian terbesar di dunia.

Sejak tahun 1986 ACAP telah melakukan pendekatan inovatif terhadap pengelolaan sumber daya alam dan pariwisata di wilayah Annapurna. ACAP mempraktikkan beberapa metode pengelolaan sumber daya lahan, menggabungkan perlindungan lingkungan dengan pengembangan masyarakat dan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. Penghasilan dari pariwisata digunakan untuk mengintegrasikan kegiatan subsisten tradisional ke dalam kerangka pengelolaan sumber daya dan untuk mengembangkan proyek konservasi dan energi alternatif skala kecil untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

ABC-view

ACAP bertujuan memberi manfaat kepada 40.000 penduduk yang tinggal di Kawasan Konservasi Annapurna seluas 2600km² dengan menyediakan sarana yang layak untuk membantu menjaga kontrol terhadap lingkungan. ACAP mengembangkan integrasi manajemen keberlanjutan dari dan untuk masyarakat lokal dengan institusi-institusi sehingga kawasan ini dapat dikelola oleh masyarakat setempat dan pemerintah.

Terdapat banyak contoh baik tentang pariwisata yang bertindak sebagai kekuatan untuk perubahan positif melalui penggabungan pariwisata dengan program kerja serta pemberdayaan masyarakat lokal. Antara lain adalah program pedesaan untuk penanggulangan kemiskinan pedesaan. Inisiasi program yang diberlakukan untuk memberdayakan perekonomian masyarakat lokal adalah penyediaan akomodasi homestay, penjualan makanan, dan kerajinan tangan, dan beragam aspek turisme lainnya yang diperuntukkan bagi dana sosial desa.

Untuk bersama-sama menjaga Annapurna, travelers perlu mengetahui sedikit dari sekian banyak hal yang menjadikan Annapurna dinilai memiliki bentangan alam yang unik di dunia. Di kawasan ini terdapat sungai terdalam di dunia : Sungai Kali Gandaki dengan panjang 3 mil dan lebar 1,5 mil; sebuah lembah dengan fosil dari Laut Tethys berusia 60 juta tahun yang lalu; hutan rhododendron terbesar di dunia di Ghorepani; Danau Tilicho, danau air tawar tertinggi di dunia yang terletak di Manang – Annapurna Utara, dan beragam keindahan lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s