The Great Himalaya Trail

“According to ancient scriptures There was a sacred island on a lake between mountains where a blue lotus grow. With his sword, Buddha Manjushri cut a gorge into the rocks. The lake ran dry and turned into fertile soil.
And Nepal was born.”

“Berdasarkan tulisan suci kuno dahulu terdapat pulau suci di sebuah danau di antara pegunungan tempat tumbuhnya teratai biru.
Dengan pedangnya, Buddha Manjushri memotong dan membentuk ngarai ke dalam bebatuan.
Danau kemudian mengering dan berubah menjadi tanah subur-
Dan lahirlah Nepal.”

Video by @greathimalayatrails

Pemandangan awal adalah suasana #UpperMustang yang dikelilingi oleh pegunungan #Himalaya. Dahulu Mustang adalah sebuah kerajaan #Tibet semi-independen yang terpencil dengan ibu kota bernama #LoManthang. Upper Mustang pernah menjadi bagian dari Tibet dan digunakan oleh karavan pengirim garam himalaya yang melintasi Himalaya menuju Nepal. Banyak #travelers datang melakukan perjalanan ke Mustang. Suasana berikutnya adalah masyarakat lokal Nepal di Kathmandu dan pedesaan-pedesaan Himalaya yang menanti untuk dikenali.

Salah satu hal yang manis dari video ini adalah perlambangan langkah kaki. Apakah seseorang berlari, melakukan perjalanan ke pegunungan, mengayuhkan sepeda, atau menyilakan kakinya untuk melakukan perenungan sekalipun, kesemuanya adalah gambaran dari perjalanan diri. Langkah demi langkah menuju penemuan maupun pembaharuan diri.
Filosofi @indonepaltravel : “Your Journey with Our Steps” adalah perlambangan pemaknaan tersebut. Perjalanan tetap milik masing-masing orang, tapi langkah Kami membersamai.

Tulisan demi tulisan yang kami curahkan tentang Nepal bukanlah ingin membuat dan menjadikan suatu daerah sebagai “obyek wisata” tanpa mengenal nilai-nilai berharga yang tersemat disana. Bagi kami, warga lokal dan tempat tinggalnya bukanlah “obyek”, tapi wilayah yang darinya dapat tercipta suatu interaksi.. Wilayah untuk memperbaharui diri & cara pandang dengan memotong sejenak rutinitas dari hingar-bingar perkotaan.

Kami, @indonepaltravel sangat mengharapkan Traveler untuk menghargai masyarakat serta kebudayaan lokal dan bersama-sama menjaga lingkungan di wilayah-wilayah yang akan dikunjungi. Setiap kata yang kami tuliskan pun sesungguhnya kami tulis dari hati kami karena dalam hemat kami, perjalananmu ke Nepal tidak hanya menyisakan pengalaman untukmu saja, tapi juga untuk mereka, untuk masyarakat lokal. Torehkan kebaikan dan keramahanmu bagi mereka. Bagi sesama. 🙂

Diksi.
Mañjuśrī dipercaya sebagai dewa meditasi, dan dianggap sebagai Buddha yang telah sepenuhnya tercerahkan.
“Manju”: “mengagumkan, lembut
“Shri”: gabungan kekuatan, kemuliaan dan manfaat
Nama “Manjushri” berarti “kemuliaan lembut”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s